Pemerintah Kota Pasuruan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mematangkan pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) yang menjadi salah satu proyek strategis daerah tahun 2026. Proyek ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas kawasan utara Kota Pasuruan sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri dan pesisir.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menjelaskan bahwa proyek JLU bukanlah program baru karena proses perencanaannya telah dimulai sejak tahun 2014. Saat ini pemerintah fokus pada sosialisasi pengadaan tanah dan percepatan pembebasan lahan agar pembangunan dapat segera berjalan optimal.
Keberadaan JLU diperkirakan mampu membuka akses ekonomi baru, memperlancar distribusi barang dan jasa, mengurangi kemacetan di jalur utama kota, serta menarik minat investor untuk mengembangkan industri di kawasan Pasuruan bagian utara. Pemerintah juga menilai proyek ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini masih tertinggal dibanding wilayah lain.